Berlangsung Daring & Luring, Penarikan PPLSP UPI Serang Diapresiasi Sekolah Mitra

previous arrow
next arrow
Slider

 

Jumat, 9 April 2021 berlangsung penarikan mahasiswa PPLSP Prodi PGSD Kampus UPI di Serang secara serentak di 17 Sekolah Dasar di Kota Serang. Setelah berpraktik di Sekolah Mitra selama 2 bulan, para mahasiswa melakukan perpisahan dengan siswa guru dan staf akademik di masing-masing sekolah. Kegiatan yang berlangsung dalam mode daring dan luring ini menimbulkan kesan yang berbeda siasi dari pihak sekolah.

Misalnya Guru Pamong dari SDN Serang 21 yang menyambut ini sebagai kemajuan dan solusi pemanfaatan teknologi di dunia pendidikan. Proses pelepasan mahasiswa praktikan yang berlangsung dalam dua mode (daring dan luring) di SD tersebut tetap berlangsung khidmat. Praktikan yang mengikuti kegiatan melalui daring tetap bisa berinteraksi secara langsung sedangkan peserta mode luring menggunakan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini merupakan contoh baik menuju pemulihan dunia pendidikan di masa kenormalan baru.

Prosesi penarikan mahasiswa praktikan dengan dua mode (daring & luring) juga berlangsung di SDN Karodangan, SDN Serang 11, dan SD Islam Al Azhar. Masing-masing sekolah juga mengucapkan terima kasih karena dengan adanya mahasiswa praktikan proses transfer teknologi dalam pembelajaran berlangsung lebih cepat. Mahasiswa dengan usia yang relatif muda dianggap lebih cepat dalam memanfaatkan teknologi dan menularkan kepada bapak ibu guru pamong di sekolah masing-masing. Hal ini menjadi indikasi positif bagi sekolah untuk terus memanfaatkan teknologi dalam menghadapi pembelajaran di masa yang akan datang (Hanif).

Simposium Penelitian Mahasiswa PGSD Ke-1 Soroti Peran Digitalisasi di Masa Pandemi

previous arrow
next arrow
previous arrownext arrow
Slider

Simposium Pendidikan Guru Sekolah Dasar Ke-1 Kampus UPI di Serang yang telah diselenggarakan Senin, 12 April 2021 berlangsung dengan dengan meriah. Mengusung topik Inovasi Pedagogik di Era Digitalisasi di Masa Pandemi, para peserta simposium bersemangat menyampaikan pendapatnya tentang isu yang disajikan. Sebanyak 24 mahasiswa yang menjadi penyaji sekaligus partisipan nampak sangat antusias dengan paparan penyaji lainya sehingga saling lempar pertanyaan dan sanggahan berlangsung beberapa kali.

Simposium online yang dibagi menjadi 4 sesi tersebut adalah yang pertama diselenggarakan oleh Prodi PGSD Kampus UPI di Serang sebagai wadah menfasilitasi mahasiswa untuk berkegiatan di forum ilmiah akademik. Berbagai topik penelitian disajikan selama 4 jam acara simposum berlangsung. Topik mengenai tantangan dunia pendidikan menghadapi pandemi COVID-19 menjadi yang paling sering dipaparkan. Berbagai macam gagasan dari hasil penelitian mahasiswa seputar pembelajaran online dan lika-likunya di masa pandemi muncul, mulai dari pemanfaatan media hingga implementasi pendidikan karakter di pemebelajaran daring.

Simposium ini diharapkan membekali mahasiswa untuk aktif turut serta membahas, menyumbangkan gagasan dan berpartisipasi dalam menyelesaikan problem pendidikan. Acara ini juga menjadi sarana mahasiswa berlatih public speaking dan penyajian makalah ilmiah sebelum menghadapi ujian skripsi. Acara simposium ini akan menjadi agenda rutin porgram studi dan direncanakan akan dilaksanakan 4 kali dalam setahun. Setiap penyelenggaraan akan mengusung tema lain yang sesuai perkembangan kondisi pendidikan di Indonesia saat ini  (Hanif).

PGSD UPI Kampus Serang Selenggarakan Simposium Penelitian Mahasiswa Ke-1

Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Serang, dengan bangga mempersembahkan:

[ SIMPOSIUM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR KE-1 ]
dengan Tema : “Inovasi Pedagogik di Era Digitalisasi dalam Masa Pandemi”

Simposium ini akan diselenggarakan pada:
📆 Hari/Tanggal : Senin, 12 April 2021
⏰ Pukul : 08.00 s.d. Selesai
📍 Tempat : Zoom Meeting Video Conference

BIAYA :
🆓 GRATIS!!!! (Kuota Terbatas)🆓

📢Pembicara :
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Fasilitas :
🔗 E-Sertifikat
🔗 Literasi Kependidikan
🔗 Teman Baru

⚠️LINK PENDAFTARAN⚠️
bit.ly/DaftarSimposiumPGSD1
bit.ly/DaftarSimposiumPGSD1
bit.ly/DaftarSimposiumPGSD1

Narahubung :
📞 Ryan Dwi Yatmoko +628111988229
📞 Hala Farola +6285793867452

PGSD UPI Serang Lepas Mahasiswa PPLSP Daring ke 17 Sekolah Dasar

Serang–Menyikapi kebijakan Belajar Dari Rumah (BDR) yang dikeluarkan Kemdikbud dan situasi zona merah penyebaran COVID-19 di Kota Serang, Prodi PGSD Kampus UPI di Serang melepaskan mahasiswa praktikan Program Pengenalan Lapangan Satuan Pendidikan (PPLSP) secara daring. Sejumlah 137 mahasiswa praktikan disebar ke 17 sekolah dasar di Kota Serang di dua Kecamatan yaitu Kecamatan Serang dan Cipocok.

Serah Terima PPLSP di SDN Serang 21
Serah Terima PPLSP di SD Islam Khalifah
Serah Terima PPLSP di SD Islam Al-Azhar 10
Serah Terima PPLSP di SDN Serang 20
previous arrow
next arrow
Slider

PPLSP Kependidikan PGSD merupakan satu program yang dirancang untuk melatih mahasiswa S1 kependidikan PGSD UPI agar menguasai kemampuan keguruan yang utuh dan terpadu, sehingga memiliki kesiapan dalam melaksanakan tugas sebagai guru yang profesional. Untuk tahun ini penyelenggaranaan sedikit berbeda karena harus dilakukan secara daring. Pelaksanaan praktik mengajar PPLSP yang berlangsung 8 Februari s.d 14 April 2021 tersebut merupakan wahana memberikan kesempatan mahasiswa semester 8 untuk berlatih pada pada lapangan kerja bidang pendidikan yang sesungguhnya.

Dalam upacara serah-terima mahasiswa praktikan yang dihadiri oleh Kepala Sekolah dari SD mitra, Ketua Prodi PGSD Kampus UPI Serang, Dr. Supriadi, M.Pd, menyampaikan bahwa situasi pandemi ini merupakan tantangan yang harus dilalui. Alternatif pembelajaran daring memang harus diambil karena menjadi solusi demi kebaikan bersama. Untuk menguatkan basis praktik pembelajaran daring, sebanyak 8 mahasiswa yang diterjunkan ke masing-masing sekolah mitra akan didampingi satu dosen pendamping. (Hanif)

----------------------------------------------------------------------------

PGSD UPI Serang Sends Online PPLSP Students to 17 Elementary Schools

Serang–Responding to the Learning From Home (LFH) policy issued by the Ministry of Education and the red zone situation of  COVID-19 spread in Serang City, Elementary School Teacher Education (PGSD) Study Program of UPI Campus in Serang released students from practicing the Education Field Introduction Program (PPLSP) online. A total of 137 students was distributed to 17 elementary schools in Serang City in two districts of Serang and Cipocok.

PPLSP  is a program designed to train undergraduate program of elementary teacher education students to master complete and integrated teacher skills, so that they have readiness to carry out their duties as professional teachers. This year organizing is a little bit different since it has to be executed online. The implementation of the PPLSP teaching practice which start from February 8 to April 14, 2021 was a vehicle to provide opportunities for  8th-semester-students to practice in real educational work fields.

In the handover ceremony of practical students which was attended by the Principal of the partner schools, the Head of the PGSD Study Program of UPI Campus in Serang, Dr. Supriadi, M.Pd, said that this pandemic situation is a challenge that must be overcome. Online learning alternatives must indeed be taken due to they are solution of public interest good and health. To strengthen the practice base of online learning, as many as 8 students who are deployed to each partner schools will be supervised by one companion lecturer. (Hanif)

Jurnal Prodi PGSD UPI Kampus Serang Terakreditasi Sinta

Serang- Jurnal ilmiah yang dikelola oleh Program Studi PGSD Kampus UPI Serang terakreditasi Sinta 4. Hasil tersebut didapatkan EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Indonesia sesuai penetapan dari Deputi Bidang Riset dan Pengembangan, Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intelektual, Kemenristekbrin pada usulan akreditasi Jurnal Nasional Periode 3 tahun 2020. Melalui SK Menristekbrin Nomor 200/KPT/M/2020 Tentang Penetapan Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode III Tahun 2020. EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Indonesia menjadi salah satu dari 1300 jurnal yang mengusulkan akreditasi di periode yang sama. 

Edubasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar menjadi satu dari 8 jurnal ilmiah dari UPI yang mengusulkan akreditasi di periode III 2020. Hasil ini menjadi yang pertama bagi EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Indonesia dan juga bagi Kampus UPI Serang memiliki jurnal ilmiah yang terakreditasi Sinta. EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Indonesia merupakan jurnal ilmiah open acces yang menerbitkan hasil penelitian tentang pendidikan dasar dan anak usia dini. EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Indonesia terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan April dan Oktober.

EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar (e-ISSN: 2549-4562) mengundang para penulis untuk menerbitkan naskahnya dalam bahasa inggris maupun bahasa indonesia untuk dapat diakses masyarakat ilmiah secara gratis guna mendukung pertukaran keilmuan secara global yang lebih luas. Selain sudah terakreditasi Sinta EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Dasar juga telah terindeks Google Scholar, Copernicus, Dimensions dan Garuda serta dilengkapi nomor DOI.

Hasil akreditasi jurnal ilmiah ini menjadi titik tolak bagi Unit Jurnal Prodi PGSD dan Kampus UPI Searng secara umum untuk terus mengembangkan kualitas terbitan ilmiah yang dikelola mengingat kampus saat ini sednag merintis beberapa jurnal ilmiah lainya. Saat ini total PGSD memiliki 3 jurnal ilmiah yaitu EduBasic Journal: Jurnal Pendidikan Indonesia, Jurnal Pengabdian Masyarakat PGSD dan Didaktika.  

Saat Pandemi, PKM PGSD UPI Serang Lakukan Pelatihan Pembelajaran Etnomatematika Sunda

Serang (29/09/2020) SatuBanten.com – Pengabdian kepada masyarakat (PKM) dilakukan saat Pandemi Covid-19 oleh Dr. Supriadi, M.Pd dosen sekaligus Ketua Prodi PGSD Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kampus Serang bersama mahasiswa dengan tetap mematuhi protokol kesehatan di SDN 4 Kota Serang, Mitra PLSP (Pengenalan Lapangan Satuan Pendidikan).

PKM ini dilaksanakan pada tanggal 18 September 2020 dengan dihadiri oleh Kepada Sekolah Icih Sukaesih, S.Pd dan 11 orang guru. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mempromosikan pembelajaran matematika dengan menggunakan budaya yang ada di Banten, yaitu Budaya Sunda. Budaya Sunda yang dimodifikasi kedalam konsep matematika adalah endog-endogan dan engklek. Para guru sangat antusias dan semangat dalam belajar matematika dengan budaya Sunda.

Seorang guru, bernama Fitria handayani, S.Pd mengatakan sangat bermanfaat mendapatkan ilmu yang baru dan bisa di terapkan kepada siswa, sehingga siswa senang belajar matematika. Permainan endog-endogan dihubungkan dengan pembelajaran pengurangan bilangan asli dan penjumlahan bilangan bulat. Sedangkan permainan engklek dengan perbandingan pecahan dan penjumlahan pecahan.

Kegiatan PKM ini berakhir pada pukul 11.00 siang yang di mulai pada pukul 09.00. Setelah itu Fitria mencoba kepada sebagian siswa dengan mematuhi protokol kesehatan, menggunakan masker dan jaga jarak. Jumlah siswa 5 orang yang digunakan pun hanya siswa terdekat dengan lokasi sekolah dan diadakan saat mereka mengumpulkan tugas daring. Betapa senangnya siswa. Semoga tahun depan sekolah akan dikunjungi lagi oleh semua siswa, itulah kerinduan para guru yang mendambakan bisa mengajar pembelajaran etnomatematika sunda pada semua siswa-siswanya. (RR/SBS31)