Dalam rangka observasi lapangan Mahasiswa PGSD UPI SERANG mengamati metamorfosis ulat bulu. Pengamatan diselenggarakan di laboratorium IPA pada tanggal 16 September 2022. Dengan adanya observasi metamorfosis ulat bulu, mahasiswa PGSD UPI melatih diri: kesabaran, ketekunan, dan keberanian selama proses ulat bulu menjadi kupu-kupu. Untuk terjadinya metamorfosis ulat menjadi kupu-kupu yaitu sesuai jenis ulatnya. Salah satu ciri-ciri hewan yang mengalami metamorfosis sempurna yaitu memiliki perbedaan bentuk yang sangat berbeda antara fase pupa dan fase imago dan pasti melalui fase pupa atau kepompong. Metamorfosis kupu-kupu ini dimulai dari proses telur, larva (ulat), kepompong (pupa), dan kupu-kupu dewasa. Berikut ini proses perubahan metamorfosis ulat bulu menjadi kupu-kupu.
- Perubahan hari pertama warna ulat berubah dalam 2 hari, panjang ulat bertambah 2,5 cm, dan tubuhnya lunak terdapat duri dibagian badan


Previous
Next
- Perubahan hari kedua dari ulat rontok dalam satu malam pertama warna belang-belang hitam kuning berubah menjadi hijau dan kuning keputihan atau hijau berubah menjadi putih, tidak makan, tidak bergerak diam disatu tempat dan tidur disatu tempat dan tidur menggantung. Muncul jaring putih dibagian kepala, berubah menjadi kepompong pada tanggal 18 September pukul 04.00, dan panjang kepompong 1,5 cm


Previous
Next
- Kupu-kupu keluar dari kepompong melalui bagian bawah kepompong tanggal 23 September jam 10 pagi berwarna kuning, orange, dan hitam


Previous
Next
